Jangan menjelaskan tentang dirimu kepada siapapun, karena yang menyukaimu tidak butuh itu. Dan yang membencimu tidak percaya itu. Ucapan sahabat yang jujur lebih besar harganya daripada harta benda yang diwarisi nenek moyang. Setiap napas seseorang adalah sebuah langkah menuju ajalnya. Hiduplah dengan rendah hati, tidak peduli seberapa kekayaanmu. TikTok video from Izhul Muslim (@izhulmuslim2): “Jangan menjelaskan tentang dirimu kepada siapapun karena yg mencintaimu tak Butuh Itu, dan yang bencimu tidak Akan percaya:)#darularqommuhammadiyahgombara #gombara #fyp”. 2. “Kamu punya otak di kepala, kamu punya kaki dalam sepatumu. Kamu bisa menyetir dirimu ke arah manapun yang kamu pilih” Sebagai manusia, kita dikaruniai akal budi. Jangan lupakan juga tubuhmu yang lengkap dan sehat. Dengan akal budi, kamu bisa memilih dan menentukan tujuan hidupmu. Dengan kaki dan tanganmu, kamu bisa berusaha meraihnya. Jangan menginginkan persahabatan orang yang tak menginginkannya darimu.- Ali bin Abi Thalib; Jangan mengucapkan kata-kata yang menertawakan pribadi seseorang walaupun engkau hanya menirukan sesuatu yang dikatakan oleh orang lain.- Ali bin Abi Thalib; Jangan menjelaskan tentang dirimu kepada siapapun, karena yang menyukaimu tidak butuh itu. Dalam pengiringan kepada Tuhan, menjelaskan tindakan final untuk memberontak kepada Allah.11 Dalam eskatologis salah satu tandanya adalah murtad pada hari yang akan datang. Pengalaman kuno Israel, adanya peningkatan kemurtadan di hari-hari terakhir dari pengalaman gereja dikaitkan dengan munculnya manusia durhaka yang akan membingungkan dan Kedua, janganlah menjadikan dunia sebagai ambisi final, karena dunia sejatinya hanyalah tempat persinggahan sementara. Terminal akhir adalah akhirat. ''Carilah nilai akhirat yang telah Allah sebarkan dalam kehidupanmu, tapi, jangan lupakan dunia. Berbuat baiklah di dunia sebagaimana Allah telah berbuat baik padamu.'' (Al-Qashash: 77). Perintah Berbuat Adil dan Saling Tolong Menolong. Ayat ini memerintahkan kepada umat Islam agar mereka selalu berlaku adil kepada siapapun dan dimanapun mereka berada, sebab siapapun berhak mendapatkan keadilan, baik muslim maupun non muslim. Karena itu, ayat ini melarang umat Islam memiliki dendam dan mengumbar kebencian kepada orang lain. Dan jangan pula sekumpulan perempuan merendahkan kumpulan lainnya, boleh jadi yang direndahkan itu lebih baik.” (QS. Al Hujurat: 11). Imam Ibn Katsir dalam Tafsir Al-Qur'an Al-'Adzim berkata bahwa ayat di atas berisi larangan melecehkan dan meremehkan orang lain. Dan sifat melecehkan dan meremehkan termasuk dalam kategori sombong. xmmTMo.